Sabtu, 18 Mei 2013

URINOMETRI


Urinometri
  • Tujuan
Percobaan ini bertujuan untuk menentukan bobot jenis (bj) suatu zat menggunakan urinumeter dan menentukan molaritas zat dengan cara interpolasi. Teori SingkatBobot jenis (bj) adalah rasio massa dari suatu benda atatu zat dengan massa air pada volume yang sama pada 4oC atau dapat pula pada temperatur lain yang ditntukan sendiri.  Penentuna bobot jenis dapat dilakukan dengan berbagi cara, salah satunya yaitu dengan cara hidrometer. Di laboratorium klinik, bj urine diukur dengan hidrometer yang dikenal dengan urinometer.        Urinometer adalah hidrometer untuk penentuan bobot jenis dari urine dan ditera khusus untuk penentuan tersebut. Urinometer memiliki skala 1.0000-1.0060 (tiga desimal) dan umumnya dipergunakan pada temperatur 60oF atau 15,5 oC.Bila temperatur cairan yang akan dikur bukan 15,5oC, maka harus diadakan koreksi. Koreksi tersebut dilakukan dengan jalan menambah angka satu pada angka ketiga bi belakang koma untuk setiap 3di atas temperatur peneraan atau mengurangi 1 angka pada angka katiga di belakang koma untuk setiap 3 o di bawah temperatur peneraan.  tk-tpRumusnya sebagai berikut : FK=                        x 0,001   3FK = faktor koreksiTk = temperatur cairan yang diukurTp = temperatur peneraan (tetera di urinometer) Penem=ntuan molar pada suatu zat dapat pula dilakukan dengan cara membandingakn suatu deret larutan yang sudah diketahui molar dan bobot jenisnya. Dengan mengukur bobot jenis larutan yang akan dicari molarnya dan ditentukan dengan cara interpolasi, maka molar zat yang akan dicari bisa ditentukan. Molaritas Zat                                        Bobot JenisA                                                         aX                                                         xB                                                          b  x-aJika :               x (B-A) = n, maka X = A+n b-a Alat dan Bahan Alat :                                                                                       Bahan:1.     Gelas Ukur                                                                   1. Larutan NaCl 8 % 0.5 M
2.     Urinometer                                                                   2. Larutan NaCl 8 % xM
3.     Termometer                                                                  3. Akuadestilata
4.     Pengaduk Kaca
 Cara Kerja1.     Larutan NaCl 8 % 0.5 M dimasukkan ke dalam gelas ukur sebanyak 100 mL, lalu ditentukan bobot jenisnya dengan urinometer.
2.     50 ml dari 100 mL larutan NaCl pada butir 1 diambil dan diencerkan sampai 100 mL dan ditentukan kembali bobot jenisnya.
3.     50 ml dari 100 mL larutan NaCl pada butir 2 diambil dan diencerkan sampai 100 mL dan ditentukan kembali bobot jenisnya
4.     Larutan Nacl xM yang akan ditentukan molaritasnya diambil sebanyak 100 mL dan ditentukan bobot jenisnya.
5.     Molaritas larutan NaCl xM ditentukan dengan cara interpolasi.
 Hasil dan Pembahasan Penentuan bobot jenis dari suatu zat dalam hal ini glukosa 0.5 M dan glukosa dan x M penentuan koifisien molaritas zat dengan cara interpolasi dilakukn secara bertahap  dari percobaan itu diperolah data  :

Molaritas Larutan
Bobot Jenis Pengukuran

Faktor Koreksi
Bobot Sesungguhnya
(8%)
1.052
0.003
1.055
(4%)
1.020
0.003
1.023
(2%)
1.012
0.0026
1.014
X %
1.018
0.0026
1.020
Dari data di atas, konsentrasi larutan glukosa mempengaruhi bobot jenis pengukuran faktor koreksi dan bobot sesungguhnya.  Semakin besar molaritasnya, semakin bersar pula bobot jenis pengukuran dan bobot sesungguhnya dari glukosa. Namun secara periodic, berdasarkan table data faktor koreksi berubah tiap pengurangan seperempat dari molaritas larutan.Faktor koreksi deperoleh dari rumus [(tk-tp):3]x0.001. Sedangkan bobot sesungguhnya diperoleh dari penambahan faktor koreksi dengan bobot jenis pengukran.Untuk menghitung molaritas larutan glukosa yang belum diketahui konsentrasinya, dilakukan dengan cara interpolasi dengan menggunakan rumus:n = {(x-a):(b-a)}x (B-A)di mana A = 0.04; B = 0.02; a = 1.023; b = 1.014; x = 1.020n          = {(1.020-1.023):(1.014-1.023)}x (0.02-0.04)= -0.006dan X   = A+nX         = 0.04 + (-0.006)= 0.034= 3.4 % KesimpulanPercobaan urinometri kali ini adalah untuk menentukan bobot jenis dari glukosa dan molaritas. Diperoleh kesimpulan bahwa konsentrasi larutan berpengaruh kepada bobot jenis dari suatu larutan; semaikn kecil molaritasnya, semakin kecil bobot jenisnya. Dan dari nilai molaritas yang diketahui, dapat pula dicari molaritas yang belum dikatehui.Untuk hasil yang lebih baik, perlu dipastikan kelarutan antara glukosa dengan akuadestilata, yaitu dengan mengaduknya secara lebih


Berat Jenis UrinPrinsip pemeriksaan :Berat jenis urin diukur dengan urinometer dengan skala 1.000 - 1.060 (Berat jenis Ag:1.060 pada suhu 20º celcius) dimana berat jenis urin harus diperhatikan kondisinya terhadap hasil yang diperoleh

Prosedur pemeriksaan :
40 ml urin masukkan gelas ukur
Lepas pelan-pelan urinometer ke dalam gelas ukur

Pembacaan :
Rumus

Prosedur pemeriksaan : 40 ml urin masukkan gelas ukur Lepas pelan-pelan urinometer ke dalam gelas ukur
Pembacaan :RumusProsedur pemeriksaan : 40 ml urin masukkan gelas ukur Lepas pelan-pelan urinometer ke dalam gelas ukurPembacaan :RumusProsedur pemeriksaan : 40 ml urin masukkan gelas ukur Lepas pelan-pelan urinometer ke dalam gelas ukurPembacaan :Rumus : Berat jenis terbaca + (suhu kamar - suhu kamr)/3 x 0,001

contoh aplikasi soal :
Suhu kamar : 33º C
Suhu tera : 20º C
Berat jenis terbaca : 1,011


contoh aplikasi soal : Suhu kamar : 33º C Suhu tera : 20º C

Berat jenis terbaca : 1,011


contoh aplikasi soal : Suhu kamar : 33º C Suhu tera : 20º C Berat jenis terbaca : 1,011

contoh aplikasi soal : Suhu kamar : 33º C Suhu tera : 20º C Berat jenis terbaca : 1,011Berat jenis :
=Berat jenis terbaca + (suhu kamar - suhu kamar)/3 x 0,001
=1,011 + (33-20)/3 x 0,001
=1,015
=Berat jenis terbaca + (suhu kamar - suhu kamar)/3 x 0,001 =1,011 + (33-20)/3 x 0,001 =1,015Categories Pemeriksaan Urinhttp://praktekanalislab.blogspot.com/2012/01/berat-jenis-urin.html 

2 komentar:

  1. Perihal : Penawaran Jasa Import/Export

    Perkenalkan kami, PT. JABRAH UDANA LASINDO INDOASIA merupakan perusahaan International Freight Forwarders specialist Import/Export dan segala keperluan yang lainnya.

    Product dan Services kami antara lain :
    1. Customs Clearence Service
    2. Sewa Bendera/ Under Name
    3. Door To Door/ Service Dari Negara Asal
    4. Trucking
    5. Sea Freight
    6. Air Freight
    7. Transfer EDI/ PIB
    8. Borongan ( All-In )
    9. Domestic (Ekspedisi)
    0. DLL

    Adapun daerah operasional perusahaan kami :
    1. Bandara Internasional Soekarno-Hatta
    2. Pelabuhan Tanjung Priok ( Jakarta )
    3. Pelabuhan Tanjung Perak ( Surabaya )
    4. Pelabuhan Tanjung Emas ( Semarang )
    5. Pelabuhan Belawan ( Medan )
    6. DLL.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai tarif atau biaya yang diperlukan untuk pengurusan Import, Expor, Door to Door, trucking dan biaya-biaya service lainnya yang kami sebutkan diatas, silakan menghubungi kami :
    Terima kasih.

    Best Regards

    = RIZKY JULIADI =
    PT. JABRAH UDANA LASINDO INDOASIA
    Jl. Raya Lenteng Agung No. 49A Jakarta Selatan 12610 Indonesia
    Phone : 021- 7780 - 6409 Fax : 021-7780 - 6409
    Hp/WA : 0852 7711 8800
    E-mail : juliadicargo@yahoo.com / Info.Jabrahudana@yahoo.com / pt.julicargo@gmail.com
    Web : www.julicargo.blogspot.com
    : www.julicargo.wordpress.com

    BalasHapus
  2. Lucky Club Casino Site: Casino & Odds!
    We are offering a luckyclub special offer to new players for Christmas. All new players get a 20% bonus on their first deposit, when you deposit $25+ on your first

    BalasHapus